BLOG QURANGGENAHEPOOLZ











{10 Agustus 2008}   NEPOTISME BUKAN YAA??

Ceritanya waktu itu Mbak ku datang ke tempat kerjaku dan bilang da lowongan di kecamatan di daerahku. Ok deh aku ikut, walau sempet ragu juga, kan aku lom lulus kul, jadi bekal ijazah SMA ne, lagian syarat minimal SLTA kok pikirku.

sesuai jadwal yang ditentukan, sampailah kami pada tes dan wawancara tahap awal. Busyet, susah banget soal akuntansinya, bayangin ja, aku kan SMA jurusan IPA, ya udah nggarap sesuai logika ja deh. Mana belajar wat persiapan wong materi nya ya nda tau. Ehh pas udah selesai di koreksilah langsung dan alhamdulillah hasilnya ga malu2in amat. Dengan kata lain luluslah aku,.hehehhehe ,.senenge,..eh pas panitianya pergi,.mengejutkan sekali,.cz da sebagian yg bawa selebaran(kertas foto kopian di bentuk buku kecil) materi,..gila smua yg di soal tadi da semua di kertas tu, knp ga disosialisasikan sebelumnya, trus dr mana asal buku itu??/ bodo ach,..yg penting lulus tes dan wawancara,..

Lama nunggu akhirnya diundanglah aku wat tes komputer, tak ketik tak ketik,…..alhamdulillah selesai sebelum waktu yg ditentukan panitia. Sampai akhirnya kami mulai tes presentasi,..nahh disini ne mulai logika jalan,..wah ternyata saingan yang tersisa semua SE. dah tau sii bakal ga ketrima cz sistemnya pilihan gitu pake polling,kayak magang lurah ja hehehe….tapi demi pengalaman yang ga da matinya, nekat ja lah,.

Kami sebenarnya 7 orang akan menerangkan visi dan misi masing2, tapi salah seorang dari kami mengundurkan diri, jadi kami tinggal ber-6, terdiri dari 3 ce dan 3 co. Acara ini itu berjalan sambil dag dig dug duerrr duerrrr jeddeerrr,…sampe deh akhirnya presentasi kami satu per satu dilaksanakan. Pertama yang maju adalah mas x (samar ja lah), menurutku diya paling buruk pembawaannya diantara kami semua, karena slagi dia bicara diya lupa dan buka teks sampai da hadirin yg menertawakan (dan cuma diya satu2 nya yg bawa teks dlm presentasi itu). Tapi diya lah jawaranya.  Pikir punya pikir, ternyata polling itu secara subyektif, ga berdasar pd penilaian, bobot si calon, Karena dia dipilih karena bapaknya orang dalem, huhhhh,. Wah kalau sistemnya gt, mbok ga pake tes ya bisa masuk, tes itu alesan duank, biar dipandang patut ja. Da prosesnya padahal mah hasil akhirnya bohong. Alhamdulillah Allah pengalaman ini membuka mata saya keadaan sebenarnya di masyarakat. Semoga kejadian demi kejadian membuat ku belajar dewasa, dan semoga Allah tetap membuka kesempatan wat aku, karna aku ga akan menyerah demi sebuah pengalaman berharga sebagai alat untuk menggodok aku jadi lebih dewasa dan bijaksana. Amin..

Iklan


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: