BLOG QURANGGENAHEPOOLZ











{22 Juli 2008}   Cerita tentang Seekor Burung Bangau yang Bodoh, Ular Hitam dan Luwak

Di dekat pegunungan disebelah utara, di sebuah pohon ara di tepi sungai Amravati hidup sepasang burung bangau.

Di sebuah lubang di kaki pohon, hidup seekor ular hitam. Dia suka menggelincir ke atas pohon dan memakan anak-anak burung bangau.

Suatu kali, pada waktu burung bangau betina meratap karena kehilangan anak-anaknya, burung bangau yang lain yang tinggal di sebuah pohon dekat sana menyarankan, “Lakukan seperti yang saya katakan.

Taburkan beberapa potongan ikan kecil dari lubang luwak ke lubang ular hitam itu. Luwak sangat rakus dengan ikan. Ketika sedang mengikuti jejak untuk makan ikan, luwak pasti akan sampai pada lubang itu.

Dan ketika dia melihat musuhnya si ular hitam, dia pasti akan membunuhnya.”

Seperti yang sudah diramalkan, luwak mengikuti jejak ikan, dan dengan kebetulan melihat ular tersebut lalu membunuhnya.

Bagaimanapun, luwak juga mendengar teriakan anak-anak bangau yang baru lahir. Dia cepat-cepat dengan susah payah menaiki pohon dan memakan mereka semua.

Burung bangau yang berdekatan merasa sedih dan merasa bersalah karena memberi petunjuk tanpa berpikir matang. Dia berkata pada dirinya sendiri, “Kalau orang berpikir tentang sebuah rencana, seharusnya dia juga berpikir tentang akibatnya.”

oleh G.L. Chandiramani

Iklan


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: