BLOG QURANGGENAHEPOOLZ











{19 Juli 2008}   Cerita tentang Seekor Singa dan Kelinci

Dahulu kala, di sebuah gua hidup seekor singa. Dia suka membunuh binatang-binatang, walaupun sebenarnya dia tidak lapar.

Suatu hari, semua bintang-binatang berkumpul datang kepadanya dan memohon, “Raja singa! Apa artinya dengan membunuh seperti ini yang tidak masuk akal. Kalau Anda setuju, kami akan memberikan seekor binatang setiap hari buat makanan Anda.”

Sang singa berpikir tentang hal ini sejenak dan berkata, “Baik, baik! Ini adalah gagasan yang bagus!”

Semenjak hari itu, bintang-binatang mulai mengundi dan mengirimkan seekor binatang setiap hari ke raja singa.

Suatu hari, giliran jatuh pada seekor kelinci tua. Biar pun dia sama sekali tidak menghendaki, namun akhirnya dia berjalan juga secara perlahan-lahan menuju gua si singa.

Di tengah jalan dia berpikir tentang sebuah rencana untuk membunuh singa. Sebagai bagian dari rencananya, dengan sengaja kelinci itu tiba terlambat sekali di gua singa.

“Kenapa kamu datang begitu terlambat?” raung singa sambil menjilat bibirnya dengan perasaan lapar.

“Yang mulia,” kata kelinci, “ini bukan salah saya. Di tengah perjalanan saya ke sini, saya dipaksa berhenti oleh singa lain yang ingin makan saya. Dia biarkan saya pergi, setelah saya bersumpah akan kembali setelah menemui anda.”

“Tunjukkanlah bajingan itu dan saya akan membunuhnya,” raung singa, geram dengan kemarahan yang meluap-luap karena ada yang lain yang menentang kekuasaannya.

Si kelinci membawa sang singa ke sebuah sumur dan dengan licik memperlihatkan bayangan.

Singa itu sendiri di air lalu berkata, “Tuan, di sana, lihatlah sendiri!”

Sambil berpikir bahwa itu adalah musuhnya, singa itu melompat ke dalam sumur untuk berkelahi dengan singa yang lain, namun singa tersebut tenggelam.

Kelinci kembali ke rumah dengan keyakinan bahwa kepintaran otak lebih kuat daripada kekuatan tenaga.

oleh G.L. Chandiramani

Iklan


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: