BLOG QURANGGENAHEPOOLZ











MEDAN – Beredarnya pesan singkat baik melalui SMS (Short Message Service) hingga di situs-situs pertemanan tentang adanya hubungan waktu kejadian gempa dengan ayat Al Quran perlu senantiasa menjadi renungan bersama.

Demikian dikatakan peneliti Forum Opini Sumut (FOS) Jhon Tafbu Ritonga menanggapi makna yang terkandung dalam gempa bumi yang terjadi beruntun di Indonesia khususnya Sumatera. Jhon menyebutkan sudah saatnya manusia kembali mengenal dan mendekatkan diri pada penciptanya.

“Allah sudah menjadikan Al Quran sebagai sumber inspirasi, petunjuk dan referensi bagi orang bertakwa dan beriman, namun kita selalu mengabaikannya,” ungkapnya kepada Waspada Online sore ini.

Terlepas dari kemungkinan unsur “klenik” dalam pesan yang disampaikan tersebut, gurubesar ekonomi Universitas Sumatera Utara ini meminta kepada masyarakat untuk terus bermunajat agar dijauhkan dari murka dan marabahaya sebagaimana yang di nukilkan dalam ayat Al Quran tersebut.

“Semoga kita dijauhkan dari orang dan negeri yang telah dinukilkanNya dalam pedoman hidup seluruh umat manusia ini,” pungkasnya.

Sebagaimana sebelumnya, hanya berselang sehari setelah gempa Sumatera, beredar berita yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat itu.

Dalam Al Quran pukul 17.16 yang dimaksud yakni (QS. Al Israa’ ayat 16) yang terjemahannya: “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Lalu kemudian pukul 17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58) terjemahannya: “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

Sedangkan gempa di Jambi pukul 8.52 (QS. Al Anfaal: 52) terjemahannya: (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=56278:fos-ayat-allah-dalam-gempa-jadi-renungan-bersama&catid=14:medan&Itemid=27

Iklan


BANDA ACEH, KOMPAS.com — Krueng Arakundo telah lama dikenal banyak orang. Arakundo sempat melambung ke seantero Nusantara saat tragedi dakwah di Idi Cut pada Rabu, 3 Februari 1999, yang berakhir dengan tewasnya banyak warga yang dibuang ke Krueng Arakundo. Riak Krueng Arakundo seperti mempunyai karakter tersendiri. Airnya yang keruh dan menguning kadang-kadang deras dan kadang melambat seperti dibawa angin.

Kini sebagian besar zona Arakundo dijadikan lokasi pertambangan pasir oleh warga sekitar untuk mencari nafkah demi keluarga mereka. Setelah lama tak terdengar, kini nama Arakundo mulai mencuat lagi ke permukaan dan menjadi buah bibir warga sekitar. Santer dibicarakan mengenai “penghuni” Krueng Arakundo menyusul tenggelamnya dua bocah warga Blang Gleum, Kecamatan Julok, masing-masing Zubir (7) dan Putri (6) yang tenggelam, Minggu (6/9) sekitar pukul 16.30 WIB.

Jasad kedua bocah ini ditemukan secara terpisah oleh tim pencari. Warga sekitar menyakini kedua bocah ini dimangsa Balum Bili atau disebut pasir mengambang dalam bahasa Indonesia, setelah melihat sejumlah hal aneh sebelum tenggelamnya dua bocah itu. Benarkah, Senin (7/9) sekitar pukul 10.00, satu jam sebelum jasad Putri ditemukan tim SAR Aceh Utara, suasana terlihat begitu tegang. Ratusan warga termasuk teman-teman korban tumpah ruah ke pinggir sungai yang di sekitarnya ditumbuhi semak belukar. Kondisi air sungai menguning pekat, sebagian keluarga Putri juga ikut menyaksikan operasi pencarian sambil tertunduk lesu di pinggir sungai Arakundo. Lokasi itu sekitar dua kilometer dari badan jalan Medan-Banda Aceh.

Desas-desus berkembang bahwa kedua bocah ini diambil penunggu sungai, orang Aceh sering menyebutnya Balum Bili. Malah, sebagian besar warga yang hadir berkeyakinan, bocah putri dan temannya seperti dipanggil maut karena lokasi tempat mereka bermain tidak pernah dikunjungi anak-anak dan jarang pula disinggahi warga biasa, kecuali para penambang pasir.

Menguatnya dugaan, para bocah itu dimangsa Balum Bili ketika pencarian yang berlangsung sejak Putri tenggelam, Minggu (6/9) sore hingga Senin pagi belum membuahkan hasil. Lalu, warga melalui Mukim Julok Cut, Tgk Abdullah Harun, berinisiatif meminta Kapolsek Julok Iptu Samsuar AM yang berada di lokasi untuk melepaskan tembakan ke dalam sungai.
se
Menurut Mukim Julok Cut, warga di sana berkeyakinan Balum Bili takut dengan suara mesiu senjata api. Biasanya korban akan dilepaskan maksimal lamanya dua jam setelah tembakan dilepaskan. Menjelang pukul 11.00, Kapolsek memerintahkan seorang personel polisi melepaskan empat kali tembakan dari senjata AK-47 ke dalam sungai hingga memecahkan keheningan Arakundo. Selama 30 menit berselang, Tim SAR Aceh Utara berhasil menemukan jasad Putri dengan posisi telungkup di permukaan sungai.

Temuan ini sempat mencengangkan warga, dan dugaan dimangsa Balum Bili seperti tak terbantah lagi. Jasad Putri diangkat ke speedboat dengan rambutnya yang terburai dan badan mungilnya yang sudah kaku. Nyaris seketika keluarga korban berteriak dan menangis histeris saat jasad Putri dirapatkan ke daratan.

Namun, tim SAR kembali menarik speedboat ke tengah sungai agar jasad Putri bisa segera dimasukkan ke kantong mayat yang telah disiapkan. “Kebiasaan dan menurut keyakinan kami di sini bahwa korban itu dimangsa Balum Bili, dan apabila dilepaskan tembakan ke sungai biasanya akan dilepaskan. Bapak kan sudah lihat sendiri bagaimana, setelah tembakan dilepaskan, jasad Putri ditemukan,” kata Tgk Abdullah Harun meyakinkan.

Tgk Abdullah yang ketika itu badannya dibasahi keringat mengaku tidak ada cara lain yang harus dilakukan. Sebab, pencarian yang berlangsung lama masih belum membuahkan hasil. Jika upaya tembakan tidak berhasil, maka jasad korban dipastikan sulit ditemukan kecuali beberapa waktu mendatang. Tidak hanya itu, Fani, teman korban Zubir dan Putri yang selamat, juga mengungkapkan keanehan saat hendak menolong Putri. Dari mata korban terlihat seperti cairan darah sehingga hal itu memupuskan niat Fani untuk menolong.

Firasat

Nita (29), kakak Putri yang ditemui Serambi menceritakan, awalnya adiknya itu minta izin kepada ibunya, Azmi, untuk pergi mencari kerang. “Ibu pikir ketika adik minta izin hendak ke meunasah, karena sedang ada kenduri di meunasah. E, nggak tahunya malah datang bermain ke sungai,” ujar Nita sambil menahan rasa sedih. Ia mengaku, keluarganya mengetahui Putri tenggelam dari rekannya, Fani, yang memberitahukan bahwa Putri dan Zubir sudah tenggelam di Sungai Arakundo.

Nita menambahkan, sebelum peristiwa nahas itu ia sempat bermimpi buruk bahwa adiknya itu terus minta berenang di kamar mandi. “Kalau ibu saya banyak juga firisat aneh tentang Putri. Sebelumnya saya juga bermimpi adik saya minta tolong sama saya,” beber Nita sambil menyeka matanya yang berair.

Sekretarus Tim SAR Aceh Utara, Hasballah Ali, yang turut membantu pencarian Putri mengatakan usai menerima laporan dan permintaan bantuan, pihaknya langsung menuju Sungai Arakundo. Tiba sekitar pukul 09.00 WIB, pihakya menurunkan 10 personel Tim Scuba (penyelam) untuk melakukan pencarian jasad Putri di dalam air yang sangat kuning dan keruh itu.

“Jarak pandang dalam air sungai ini di bawah nol meter. Yang sedikit menguntungkan arus tidak deras, sehingga memudahkan pencarian. Namun, di bawah sungai ada kawat bronjong yang kita takutkan penyelam bisa tersangkut. Tapi insya Allah korban sudah kita temukan dan tim pencari selamat semua,” ujar Hasballah Ali. Bocah Zubir yang ditemukan sebelumnya dikebumikan di kawasan Blang Uyok, Julok, sedangkan jasad Putri yang ditemukan kemarin difardukifayahkan di rumah duka, Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

Percaya atau tidak percaya, Arakundo berpenghuni atau yang sering disebut Balum Bili, setiap tahunnya, menurut cerita rakyat, memangsa korban. Yang Jelas di Aceh, cerita Balum Bili yang berbentuk seperti kelambu itu secara turun temurun dari generasi ke generasi terus dipercaya.



{6 September 2009}   Bisnis pulsa

Modal awal Rp.35.000,- sekali seumur hidup. dan anda akan langsung mendapatkan :

1. Keanggotaan di komunitas pulsa juara seumur hidup
2. Hak keagenan pulsa one chip all operator (satu chip untuk semua operator), dengan harga paling murah se-Indonesia, Cek daftar harga
3. Starter deposit pulsa sebesar Rp.5.000,- langsung bisa dijual
4. Web virtual office (www.pulsajuara.com/?ref=nama anda)
5. Memasang iklan baris di web virtual office sepuasnya setiap hari.
6. Training dan seminar

CARA BERGABUNG :

1. Lakukan pendaftaran
daftar KLIK DISINI

2. Transfer Pembayaran Rp.35.000 + 3 no HP anda (untuk proses validasi. Kami tidak bertanggung jawab jika anda tidak terdaftar karena tidak menuruti format kami)

misal : Hp anda 098654788889, maka transfer sebesar : Rp.35.889,-

Jika ingin langsung deposit, tinggal ditambahkan saja besar deposit. Misal, deposit awal Rp.15rb , maka transfer : Rp.50.889,-

3. Konfirmasi Pemabayaran

Setelah transfer, segera lakukan konfirmasi. Kami akan mencocokan konfirmasi anda dengan jumlah transfer beserta data Bank anda.

Format Konfirmasi :

REG . ID ANDA . KOTA . NO HP . ID SPONSOR . JUMLAH TRANSFER
Contoh :
REG . MULTICELL . BANDUNG . 098654788889 . JAVACELL . 35.889
Kirim ke : 085 220 542 910

ID SPONSOR : 51

Rekening Bank :
BCA. No.Rek: 2080036739 (Eka Maryati)
Bank Mandiri No.Rek: 131-00-0683278-8 (Eka Maryati)

info lebih lanjut dapat dilihat di web : http://pulsajuara.com/?ref=ciekasih



{2 September 2009}   Sungguh, ABG Ini Menangis Darah

WASHINGTON, KOMPAS.com-Seorang remaja di AS, Calvino Inman, sangat membutuhkan pertolongan untuk mengungkap misteri medis yang dialaminya. ABG berusia 15 tahun itu menangis darah tiga kali sehari.
0832254p
Rekaman video memuat penderitaan Inman beredar luas di internet termasuk di YouTube.

Pihak keluarga telah memeriksakan Inman ke sejumlah dokter andal. Namun hingga kini belum terjawab mengapa itu bisa terjadi. “Kadang-kadang, saya bisa merasakan akan datang, seperti air mata. Saya merasa mataku berair. Kadang terasa panas,” katanya.

Inman mengaku banyak teman-temannya menyebut dirinya kesurupan. Awalnya itu melukai perasaan namun kini ia sudah terbiasa.



{28 Juli 2009}   hewan or manusia???

nQ



{28 Juli 2009}   Ikan Lele Raksasa

10p0nls
Jessica Wanstall (14) memang jago memancing. Namun, mendapatkan lele raksasa sudah di luar kemampuannya. Beberapa waktu lalu, seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (15/7), Jessica dan ayahnya, Mark, memancing di Sungai Ebro, Spanyol. Kesempatan itu merupakan hadiah dari sang ayah. Lalu mata pancingnya dicaplok ikan.

Semula sang ayah yakin itu ikan kecil seperti yang biasa ditangkap Jessica. Akan tetapi, ABG itu berpikiran lain dan minta bantuan sang ayah untuk menarik ikan itu. Benar saja, butuh waktu 20 menit untuk menaklukkan binatang itu.

Ternyata, hasilnya benar-benar di luar dugaan. Yang muncul adalah ikan lele yang panjangnya mencapai 2,75 meter dengan berat 87 kg. Jauh lebih besar ketimbang penangkapnya, Jessica, yang hanya setinggi 1,24 meter dan beratnya cuma 36 kg.
Pemandu mereka, Bodo Kunkel, yang mengelola Bavarian Guiding Services di Sungai Ebro mengakui keberuntungan Jessica. ”Mulutnya terus menganga seolah tak percaya dengan tangkapannya. Dialah satu-satunya bocah dengan tangkapan ikan air tawar terbesar di Spanyol, mungkin juga di Eropa,” kata Bodo.



{28 Juli 2009}   Kura-kura albino

Mungkin terlihat seperti seekor kalkun yang baru saja dikuliti dan siap dipanggang. Namun hewan unik ini sesungguhnya adalah seekor kura-kura albino yang sangat langka. Kura-kura ini ditemukan di tepi sungai kuning di propinsi Henan, Cina.

1
2
3

Kura-kura putih punya tempat tersendiri di dalam kebudayaan Cina. Novel klasik “perjalanan ke barat” yang menceritakan kisah Sun Go Kong dan teman-temannya pernah menceritakan tentang satu dewa yang diubah menjadi kura-kura putih besar setelah melakukan kesalahan.

Namun, tidak seperti karakter dalam novel itu, Kura-kura putih ini hanya memiliki panjang 40 cm dan berat 6.5 kg. Tubuhnya berwarna putih dan dihiasi dengan bercak merah jambu pudar. kyutt…



{27 Juli 2009}   bahaya ulat mata

ga nyangka ne ulat da dimata manusia,.amat sangat mengerikan..peringatan ne buat pembaca semua, semoga tambah berhati2.

Ulat mata berasal dari telur seekor binatang seperti lalat atau cacing atau sejenisnya.
Telur tersebut terbawa angin dan masuk kedalam mata seperti debu.

Jadi bila naik motor jangan lupa memakai pelindung mata seperti kacamata atau helm.
Jangan lupa juga kita sering bersih-bersih bila bepergian ke suatu tempat

gbr1
gbr2
gbr3
gbr4
gbr5



29 Maret 2009, seorang bayi lahir dengan anomali bentuk wajah dan tubuh di Charikot, Distrik Dolakha, Nepal. Bayi itu menyerupai seekor kodok. Massa dalam jumlah besar datang untuk menyaksikan fenomena itu. Bayi itu tidak memiliki leher dan memiliki bola mata yang besar hampir keluar dari selaput matanya. Ia lahir dari keluarga pasangan Nir Bahadur dan Suntali Karki di rumah sakit Gaurishnkar di Charikot.
1
Bayi aneh itu meninggal setengah jam setelah dilahirkan. Suntali, ibunya mengatakan bahwa bayi itu dibawa ke rumah sakit setelah meninggal. Berita itu segera menyebar ke wilayah itu dan ratusan orang segera datang untuk menyaksikan fenomena itu.

Bayi itu memiliki berat 2 kg dan lahir normal dengan dikandung selama 9 bulan. Sebelumnya Suntali telah memiliki dua anak perempuan yang normal, ia tidak memiliki penyakit apapun ketika mengandung bayi ketiganya. Nir Bahadur, ayah bayi tersebut sama sekali tidak menyesali kematiannya, “aku bahagia tidak ada sesuatu yang buruk menimpa istriku.” katanya.

Menurut para dokter, bayi itu mengalami penyakit yang disebut anencephaly, sebuah penyakit kerusakan tabung syaraf dan tidak lengkapnya perkembangan otak. Janin didalam kandungan berkembang tanpa tengkorak kepala bagian atas dan tabung syaraf. Bayi yang mengalami kondisi ini dipastikan akan segera meninggal ketika dilahirkan. Penyakit ini juga disebut sebagai penyebab bayi Cyclop (lahir dengan satu mata).



{13 Juni 2009}   bugil


et cetera